Selasa, 06 Januari 2009

MINYAK INDONESIA SUDAH JENUH DI EXPLORASI

Banyak cara atau metode untuk melihat sejauh mana kegiatan eksplorasi itu sudah dilakukan pada suatu daerah. Apakah masih tergolong unexplored (immature), belum dieksplorasi; ataukah daerah itu fully explored (matured) sudah jenuh di eksplorasi, ataukah daerah itu memang tidak layakdi eksplorasi dan patut ditinggalkan.
Pada umumnya setiap perusahaan migas akan mencapai titik kulminasi riset atau berpikirnya ketika akan melakukan pengeboran. Ya, pengeboran dilakukan untuk menguji apakah riset-riset sebelumnya memiliki peluang (chance) yang bagus untuk memperoleh migas dibawah sana.
Diatas itu peta yang menunjukkan peta suatu daerah. Apa yang anda lihat ?
Yups
itu peta Amrik, tetapi warna biru itu apa, hayo ? Kalau saya detailkan gambarnya maka yang anda lihat adalah seperti dibawah ini :
well-density-2
Sumur-sumur minyak yang di bor di America dan Canada
Titik-titik kecil itu adalah lokasi pengeboran yang ada di Amerika dan Canada. Ya titik-titik itu adalah titik pengeboran migas yang ada disana. Berapa jumlah sumurnya ?
Jutaan !!!

Sabtu, 06 Desember 2008

KENAPA RIS BISA JADI GOTIM


Mungkin buat temen-temen yang tidak tahu asal muasal nama gotim melekat pada diri saya pasti bertanya-tanya kenapa ssaya bisa dipanggil GOTIM. Bukan narsis atau sok eXist loh, tapi aku sering sekali dapat pertanyaan yang sama setiap dapat temen baru pasti mereka bertanya kenapa saya di panggil gOtim, jadi mungkin saya akan cerita sedikit asal muasalnya.
Dulu kelas satu SMP temen sebangku saya yang bernama Arif ari Wibowo suka sekali mengejek temen saya yang bernama Asadina Patria, temen saya Asadina dulu punya jerawat banyak sekali sehingga temen saya suka mengejek dia dengan sebutan GOOd Time karena di analogkan dengan makanan cokelat berisi kacang yang tersebar dipermukaannya, setelah berapa lama aku kemudian ikut-ikutan mengejek Asa dengan paanggilan Goodtime. Tapi ternyata karma berlaku, kelas 2 SMP aku mulai tumbuh jerawat di dahi alias jidat yang lama kelamaan semakin banyak, sehingga arif memanggil aku goodtime juga. Satu anak, dua anak, 3 anak, dan setrusnya ikut2an panggil goodtime, laama kelamaan berubah kata menjadi gotim. Sampai akhirnya hingga lulus aku lebih dikenal dengan panggilan gotim. Hingga masuk SMa ternyata nama panggilan itu tidak luntur justru semaakin menyebar dan kokoh sebagai nama panggilan saya. 

Hingga samapai suatu saat ada kejadian yang benar2 bikin aku ngerasa gotim adalah nama utama disbanding nama asli. Kejadiannya seperti ini waktu kelas dua SMA tepatnya waktu sedang berlangsung ujian umum saya lupa meninggalkan buku referensi setelah usai belajar ditaman. Kemudian buku itu ditemukan sahaabat2 saya yang sudah seperti adik/kakak sendiri, tapi tidak pernah teman sekelas. Mereka tiddak tahu nama asli saya. Di buku tertera RIS PUJIANTO tapi mereka malah menaruhnya di guru piket padahal aku dah mencarinya lama sekali.

Jumat, 06 Juni 2008

APRIL ITU MEMBOSANKAN


minggu terakhir bulan April. sangat membosankan.... laporan dan praktikum menumpuk, belum lagi jadwal ujian tengan semester yang simpang siur. rasanya tidak ada sama sekali keteraturan dalam dunia kampus... dalam kejenuhan aku mencoba suasana baru dengan menyibukan diri menjadi tentor les private, ternyata cukup mengasyikan.